Breaking News
UMUM  

RUMOR PERGANTIAN SEKDA ACEH TENGAH MENGUAT, NAMA KHAIRMANSYAH BEREDAR LUAS

TAKENGON | KenNews.id — Isu pergantian Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Tengah kembali menjadi perbincangan di lingkungan pemerintahan. Nama Mursyid, yang saat ini menjabat Sekda Aceh Tengah, disebut-sebut akan mengakhiri masa tugasnya lebih cepat melalui pengunduran diri atau pensiun dini.

Namun hingga Rabu, 19 Agustus 2026, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah yang memastikan bahwa Mursyid benar-benar telah mengajukan pengunduran diri maupun memastikan kapan proses pergantian Sekda tersebut dilakukan.

Yang menarik, sebelum kepastian mengenai status Mursyid disampaikan secara resmi, nama pejabat yang disebut-sebut bakal menggantikannya justru telah beredar luas. Sosok tersebut adalah Khairmansyah, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Bener Meriah.

Kabar tersebut semakin menguat setelah Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar mengungkap adanya komunikasi dengan Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, terkait kemungkinan perpindahan Khairmansyah.

Sebagaimana diberitakan media online Kabargayo, Tagore menyebut dirinya sempat ditanya oleh Bupati Aceh Tengah mengenai kemungkinan melepas bawahannya tersebut.

“Sebagai Bupati Bener Meriah saya menanyakan kepada Bupati Aceh Tengah, apa benar bawahan saya mau dibawa ke Aceh Tengah. Jika tempatnya bagus akan saya lepas,” ungkap Tagore, Selasa, 18 Agustus 2026, melalui sambungan telepon seluler.

Menurut Tagore, bukan hanya Bupati Haili Yoga yang berkomunikasi dengannya terkait Khairmansyah. Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan juga disebut ikut membujuk dirinya agar bersedia melepas pejabat tersebut.

“Wakil Bupati Muchsin Hasan juga merayu saya,” kata Tagore.

Tagore juga menyatakan tidak mempermasalahkan siapa yang nantinya dipercaya menduduki jabatan Sekda. Menurutnya, yang terpenting adalah pejabat tersebut memiliki kemampuan, memahami tugas pokok dan fungsi, serta mampu bekerja sejalan dengan kepala daerah.

“Sekda harus sejalan dan berjalan di depan Bupati dalam menyampaikan program atau lainnya kepada masyarakat,” ujarnya.

Tagore bahkan menyebut permohonan perpindahan Khairmansyah telah ditandatanganinya beberapa pekan lalu.

Pernyataan tersebut tentu menambah kuat spekulasi bahwa proses perpindahan Khairmansyah dari Bener Meriah ke Aceh Tengah memang sedang berlangsung. Meski demikian, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mengenai apakah Khairmansyah benar-benar dipersiapkan untuk menduduki kursi Sekda.

DPRK: Apa Tidak Ada ASN Aceh Tengah?

Isu tersebut langsung mendapat perhatian dari anggota DPRK Aceh Tengah, Ilyas Sadikin.

Kepada KenNews.id, Rabu, 19 Agustus 2026, Ilyas mempertanyakan jika informasi tersebut benar, mengapa calon Sekda justru harus didatangkan dari luar Kabupaten Aceh Tengah.

“Kalau informasi itu betul, apa tidak ada lagi ASN di Aceh Tengah yang memiliki kapasitas dan kualitas sebagai Sekda, lalu harus mencari dari luar kabupaten sebagai Sekda?” kata Ilyas.

Pertanyaan Ilyas bukan semata-mata menyangkut sosok Khairmansyah. Lebih jauh, menurutnya, isu tersebut membuka ruang perdebatan mengenai kualitas dan kesempatan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang selama ini berkarier di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

Apalagi jabatan Sekda merupakan posisi strategis dalam struktur pemerintahan daerah. Sekda bukan hanya berfungsi sebagai koordinator administrasi pemerintahan, tetapi juga memiliki peran penting dalam memastikan program kepala daerah berjalan secara efektif.

Pemerintah Aceh Tengah Belum Memastikan

KenNews.id telah mencoba menelusuri informasi mengenai rumor tersebut kepada sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh kepastian resmi mengenai pengunduran diri Mursyid maupun kepastian bahwa Khairmansyah akan ditunjuk sebagai penggantinya.

Sejumlah pejabat yang dikonfirmasi masih menyebut kabar tersebut sebatas rumor yang beredar.

Dengan demikian, terdapat dua isu yang kini berkembang bersamaan: status Mursyid sebagai Sekda Aceh Tengah dan kemungkinan masuknya Khairmansyah dari Bener Meriah sebagai penggantinya.

Jika benar Mursyid akan pensiun dini mulai awal September 2026 sebagaimana isu yang beredar, maka waktu untuk menyiapkan pengganti tidak lagi panjang.

Pertanyaannya kemudian, apakah kursi Sekda Aceh Tengah benar-benar akan berpindah tangan kepada pejabat dari kabupaten tetangga?

Atau justru Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah masih memiliki nama lain dari kalangan ASN internal yang dipersiapkan untuk mengisi posisi strategis tersebut?

Sampai ada keputusan dan pernyataan resmi, nama Khairmansyah masih sebatas kandidat yang beredar dalam rumor politik-birokrasi, sementara status Mursyid juga belum dapat dinyatakan resmi mengundurkan diri.

Publik kini tinggal menunggu: apakah isu yang beredar akan berujung pada keputusan resmi, atau hanya menjadi riak politik birokrasi menjelang pergantian Sekda Aceh Tengah.

KenNews.id masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, Wakil Bupati Muchsin Hasan, Sekda Mursyid, serta Khairmansyah terkait isu tersebut.


Eksplorasi konten lain dari KEN NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari KEN NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca