Breaking News
UMUM  

Desakan Pencopotan Plt Kepala BPJN Aceh, Zulkarnaini Disebut Terus Menguat. Masyarakat Soroti Penanganan Enang Enang

TAKENGON | KenNews.id – Desakan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mengevaluasi dan mencopot Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Zulkarnaini, disebut terus menguat dan disuarakan oleh sejumlah masyarakat Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Desakan tersebut muncul setelah polemik penanganan akses jalan dan jembatan Enang-Enang yang hingga kini masih menjadi perhatian publik. Masyarakat mempertanyakan langkah BPJN Aceh dalam menangani jalur yang menjadi penghubung penting bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

Salah seorang netizen melalui media sosial menyampaikan kritik terhadap sikap BPJN terkait penghentian pembangunan jalan yang dilakukan masyarakat secara swadaya.

“Setelah menyuruh tutup, datang lagi lalu minta maaf, ini hanya untuk membersihkan muka,” tulisnya.

Pernyataan tersebut menggambarkan kekecewaan sebagian masyarakat yang menilai penanganan akses Enang-Enang belum memberikan kepastian terhadap kebutuhan warga yang terdampak.

Sementara itu, pihak Satgas Galapana DPR RI Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah sebelumnya meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada BPJN Aceh untuk menyelesaikan pembangunan secara permanen dan strategis, termasuk membuka peluang agar akses tersebut mampu mendukung distribusi komoditas unggulan daerah seperti kopi Gayo.

Polemik ini kini menjadi perhatian publik, dengan harapan pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret terhadap pembangunan jalan dan jembatan Enang-Enang.


Eksplorasi konten lain dari KEN NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari KEN NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca