BENER MERIAH | KenNews.id – 04 April 2026. Akses menuju SMA Negeri Syiah Utama di Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, hingga saat ini masih dalam kondisi memprihatinkan. Jalan utama yang menghubungkan sejumlah kampung seperti Jembatan Kanis, Atu Kul, Tembolon, Rusip, Pucuk Uning, hingga Keken mengalami kerusakan parah dan sulit dilalui, terutama saat hujan turun.
Berdasarkan informasi dari masyarakat, perjalanan dari pusat kota Simpang Tiga menuju sekolah tersebut menempuh jarak sekitar ±70 kilometer. Namun, kondisi jalan yang berlumpur dan licin membuat waktu tempuh menjadi lebih lama dan berisiko bagi pengendara. Bahkan, beberapa kendaraan roda dua maupun roda empat kerap terjebak di jalan akibat kondisi yang semakin memburuk saat musim hujan.
Tidak hanya persoalan infrastruktur jalan, warga juga mengeluhkan gangguan jaringan komunikasi. Sejak 30 Maret hingga 04 April 2026, jaringan Telkomsel dilaporkan tidak berfungsi. Hal ini diduga akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut serta sambaran petir yang merusak tower jaringan.
Ketiadaan jaringan komunikasi ini sangat berdampak pada aktivitas masyarakat, termasuk proses belajar mengajar di SMA Negeri Syiah Utama. Guru dan siswa kesulitan berkomunikasi, sementara akses informasi menjadi sangat terbatas.
Masyarakat setempat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kondisi jalan yang rusak agar mobilitas warga kembali normal. Selain itu, pihak terkait juga diharapkan segera memulihkan jaringan komunikasi agar aktivitas masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, tidak terus terganggu.
“Kami sangat berharap ada perhatian serius dari pemerintah. Jalan ini adalah akses utama kami, dan jaringan komunikasi sangat penting untuk kehidupan sehari-hari,” ungkap Yanti warga setempat
Kondisi ini menjadi perhatian penting, mengingat akses pendidikan dan komunikasi merupakan kebutuhan dasar yang harus segera dipenuhi demi kemajuan daerah. (Tazkir)










