Breaking News
UMUM  

IAIN Takengon Raih Akreditasi “Baik Sekali”, Mantapkan Langkah Menuju Universitas Islam Negeri

TAKENGON | KenNews.id – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon kembali mencatatkan prestasi penting dalam penguatan kualitas kelembagaan. Berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor 264/SK/BAN-PT/Ak/PT/VII/2026 yang ditetapkan pada 28 Juli 2026, IAIN Takengon resmi meraih Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) dengan predikat “Baik Sekali”.

Capaian tersebut menjadi tonggak penting bagi pengembangan mutu pendidikan tinggi di IAIN Takengon, sekaligus memperkuat posisi kampus sebagai satu-satunya perguruan tinggi Islam negeri di wilayah tengah Provinsi Aceh.

Rektor Prof. Dr. Ridwan Nurdin mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan yang diraih seluruh sivitas akademika. Menurutnya, predikat “Baik Sekali” merupakan buah dari kerja keras seluruh elemen kampus dalam meningkatkan kualitas tata kelola, pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai aspek penyelenggaraan perguruan tinggi.

“Alhamdulillah, capaian akreditasi institusi dengan predikat Baik Sekali merupakan bukti nyata kinerja IAIN Takengon secara menyeluruh. Semangat kemajuan ini telah mulai dibangun sejak tahun 2024 melalui berbagai program strategis untuk mewujudkan visi dan misi rektor periode 2024–2028,” ujar Prof. Ridwan.

Ia menegaskan, sebagai satu-satunya perguruan tinggi Islam negeri di kawasan tengah Aceh, IAIN Takengon memiliki tanggung jawab besar dalam mendorong kemajuan pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, peningkatan mutu institusi menjadi komitmen yang terus dijaga.

“Kontribusi IAIN Takengon semakin nyata. Sivitas akademika telah menunjukkan kinerja yang semakin baik di berbagai bidang. Raihan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus mempercepat transformasi kelembagaan,” tambahnya.

Pada rapat pimpinan yang digelar Selasa (28/7/2026), Rektor juga menegaskan bahwa fokus berikutnya adalah mempercepat transformasi kelembagaan dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Untuk mengawal proses tersebut, pimpinan kampus menunjuk Dr. Al Musanna selaku Wakil Rektor I untuk memimpin tahapan transformasi menuju UIN sesuai roadmap yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

“Kami berharap tahun depan seluruh tahapan transformasi kelembagaan dapat berjalan sesuai roadmap yang telah ditetapkan Kementerian Agama sehingga cita-cita menjadi Universitas Islam Negeri dapat segera terwujud,” kata Prof. Ridwan.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Takengon, Dr. Edy Saputra menjelaskan bahwa proses akreditasi berlangsung cukup panjang dan penuh tantangan.

Ia mengungkapkan, asesmen lapangan yang semula dijadwalkan pada 28 November 2025 terpaksa ditunda akibat bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, khususnya Aceh Tengah dan sekitarnya. Kondisi tersebut membuat seluruh tahapan asesmen harus dijadwal ulang hingga hasil akreditasi baru dapat ditetapkan pada tahun 2026.

“Seharusnya hasil akreditasi sudah dapat diperoleh pada November 2025. Namun musibah banjir dan longsor menyebabkan proses asesmen harus ditunda. Meski demikian, seluruh tim tetap bekerja secara maksimal hingga akhirnya memperoleh hasil yang membanggakan ini,” ujarnya.

Menurut Dr. Edy, predikat “Baik Sekali” bukanlah akhir dari perjalanan peningkatan mutu. Justru capaian tersebut menjadi pijakan untuk meraih akreditasi yang lebih tinggi.

“Keberhasilan ini tidak membuat kami berpuas diri. Kami telah menetapkan target untuk melakukan reakreditasi institusi dengan predikat Unggul dalam kurun waktu dua tahun ke depan. Seluruh unit akan terus melakukan pembenahan agar target tersebut dapat tercapai,” katanya.

Dengan raihan Akreditasi Institusi “Baik Sekali”, IAIN Takengon semakin optimistis memperkuat budaya mutu yang berkelanjutan. Prestasi ini menjadi modal penting untuk mempercepat transformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN), sekaligus menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang unggul, inovatif, dan berdaya saing di kawasan tengah Aceh.


Eksplorasi konten lain dari KEN NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari KEN NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca