TAKENGON | KenNews.id– Warga Desa Reje Payung kini menghadapi kesulitan serius setelah jembatan apung yang sebelumnya dibangun secara swadaya bersama relawan hanyut diterjang arus sungai.
Akibatnya, akses keluar-masuk desa lumpuh total. Warga, termasuk para siswa yang hendak berangkat ke sekolah, tidak lagi memiliki jalur penyeberangan yang aman.
Sudah lebih dari sebulan kondisi ini berlangsung. Aktivitas masyarakat terganggu, sementara anak-anak dari lima desa yang biasa melintasi jalur tersebut untuk menuju sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA di Desa Reje Payung terpaksa harus mencari alternatif lain yang tidak mudah.
Mulia Rizki, selaku Sekretaris sekaligus panitia penanganan bencana Desa Reje Payung, menjelaskan bahwa warga telah berulang kali mencoba memperbaiki jembatan secara gotong royong. Namun, upaya tersebut terus menemui kegagalan.
> “Kami sudah berkali-kali memperbaiki secara swadaya, tapi selalu terkendala kekurangan bahan dan alat. Sudah sebulan lebih kami kesulitan menyeberangi sungai,” ujar Mulia, Sabtu (16/5/2025).
Ia menegaskan bahwa jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses vital bagi masyarakat.
> “Ini jalur satu-satunya untuk keluar masuk warga, termasuk bagi siswa dari lima desa yang bersekolah di sini,” tambahnya.
Untuk membangun kembali jembatan apung tersebut, warga membutuhkan sejumlah material dengan estimasi biaya mencapai Rp22.160.000. Adapun kebutuhan utama meliputi 300 unit drum plastik, kawat, besi pengikat, papan, serta material pendukung lainnya.
Karena keterbatasan dana, warga kini membuka donasi dan berharap adanya uluran tangan dari masyarakat luas, khususnya para perantau asal desa tersebut.
> “Kami sangat berharap bantuan dari saudara-saudara kami di luar desa. Bantuan ini bukan hanya untuk membangun jembatan, tapi juga untuk memulihkan kembali perekonomian warga,” tutup Mulia.
Bagi masyarakat yang ingin membantu, donasi dapat disalurkan melalui rekening panitia penanggulangan bencana Desa Reje Payung di Bank BSI dengan nomor rekening 7346984303 atas nama PMPB Reje Payung.
Konfirmasi bantuan dapat dilakukan melalui:
* Ketua: Zainudin (0851-2678-7918)
* Bendahara: Zulfaisal (0822-2657-9893)
* Sekretaris: Mulia Rizki (0822-7636-1565)









