TAKENGON | KenNews.id – Misteri hilangnya warga Kampung Kala Pasir, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah akhirnya terjawab. Korban hanyut di Sungai Kala Linge, hulu Krueng Jamboe Aye dipastikan telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Aceh Timur.
Korban diketahui bernama Miga (27), yang sebelumnya sempat dilaporkan sebagai Ega akibat simpang siur informasi di awal kejadian.
Dari informasi yang KenNews.id dapatkan, Statusnya masih lajang, keseharian bekerja sebagai Operator
ekskavator
Mayat korban ditemukan di aliran sungai wilayah Aceh Timur pada Selasa (21/04/2026) pagi, tepatnya di Kampung Ranto Panyang kecamatan Pante Bidari, setelah dua hari pencarian sejak dilaporkan hanyut di hulu Sungai Jamboe Aye, Kecamatan Linge.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Andalika, sebelumnya membenarkan adanya penemuan mayat tersebut, namun masih menunggu kepastian dari pihak keluarga.
“Keluarga sudah kami beritahukan dan mereka berangkat ke Aceh Timur untuk memastikan,” ujarnya.
Setelah dilakukan identifikasi oleh pihak keluarga, dipastikan bahwa jasad tersebut adalah Mega, korban yang hanyut pada Minggu (19/04/2026).
Jenazah kemudian dibawa pulang dan telah dikebumikan pada hari yang sama, Selasa (21/04/2026), di Takengon.
Peristiwa ini bermula saat korban pergi mencari ikan sekitar pukul 09.00 WIB di Sungai Desa Linge. Derasnya arus sungai diduga kuat menjadi penyebab korban terseret hingga hilang.
Upaya pencarian sebelumnya telah dilakukan oleh masyarakat bersama aparat setempat, termasuk Babinsa, Polsek Linge, serta koordinasi dengan Tim SAR Aceh Tengah.
Tragedi ini kembali menjadi pengingat akan bahaya sungai di wilayah hulu yang terhubung langsung dengan aliran besar seperti Jamboe Aye. Arus yang tampak biasa di permukaan, bisa berubah menjadi ancaman mematikan dalam hitungan detik.









