TAKENGON | KenNews.id – Rektor IAIN Takengon, Profesor Ridwan, menginisiasi program pemberdayaan masyarakat melalui pembagian bibit durian unggul kepada warga Kampung Mungkur, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.
Pada tahap awal, sebanyak 300 bibit durian direncanakan disalurkan, dan telah tersedia 100 bibit, terdiri dari varietas unggulan seperti Montong, Bawor, Musang King, Bintan, dan Kani. Bibit tersebut merupakan hasil dukungan dari relasi pribadi Profesor Ridwan.
Program ini menyasar 140 kepala keluarga (KK), di mana setiap keluarga akan menerima dua batang bibit untuk ditanam di pekarangan rumah, baik di bagian depan maupun belakang.
“Bibit ini nantinya akan ditanam langsung oleh masyarakat. Harapannya, ini bukan sekadar penghijauan, tetapi menjadi investasi ekonomi jangka panjang,” ujar Profesor Ridwan.
Ia menilai kawasan Mungkur memiliki potensi besar untuk pengembangan durian unggul. Hal ini didasarkan pada pengamatannya saat melakukan safari Ramadan beberapa waktu lalu, di mana ia melihat banyak pohon durian tua yang masih tumbuh subur di wilayah tersebut.
“Ini menandakan secara geografis dan ekologis daerah ini sangat cocok untuk durian. Tinggal bagaimana kita mengelola dan mengembangkannya secara serius,” tambahnya.
Ke depan, program ini ditargetkan berkembang hingga mencapai 1.000 batang durian. Dalam kurun waktu empat tahun, kawasan Mungkur diharapkan dapat bertransformasi menjadi sentra durian unggul di Aceh Tengah.
Lebih dari itu, inisiatif ini diharapkan mampu menjadi basis ekonomi rumah tangga masyarakat, sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.









