TAKENGOM | KenNews.id – Lembaga Ikatan Pemuda Gayo Antara (LIPGA) bersama Persatuan Pengurus OSIS/OSIM se-Aceh Tengah (PROSAT) Angkatan ke-8 Periode 2026–2027 mengunjungi sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran hebat di Pasar Jagong Jeget, Kampung Jeget Ayu, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (23/8/2026).
Kebakaran yang terjadi pada Minggu (9/8/2026) tersebut menghanguskan sekitar 96 ruko kayu. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa itu menyebabkan dua warga mengalami luka bakar dan berdampak terhadap 72 kepala keluarga atau sekitar 255 jiwa.
Direktur Eksekutif LSM LIPGA Kabupaten Aceh Tengah, Sunardi Gustiawan SB, M.A.P, didampingi Ketua PROSAT Angkatan ke-8 Periode 2026–2027, Andika, mengatakan para korban hingga kini masih mengungsi di tenda darurat yang didirikan di halaman Masjid Pancasila.
Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perhatian bersama, terutama karena terdapat kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, dan penyandang disabilitas yang membutuhkan penanganan serta perhatian khusus.
Sunardi yang akrab disapa Gusti mengatakan, musibah merupakan bagian dari kehidupan manusia dan harus dihadapi dengan kesabaran serta semangat untuk bangkit.
“Musibah datangnya dari Allah SWT dan terjadi kepada semua manusia. Musibah yang baik kepada kita diminta untuk bersyukur, sedangkan musibah yang menurut kita kurang baik, seperti kebakaran ini, kita diminta untuk bersabar,” ujarnya.
Ia menegaskan, kehadiran LIPGA dan PROSAT bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada para korban agar tetap kuat dan mampu menatap masa depan.
“Kami ingin memberikan semangat kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban kebakaran agar tetap bersabar, kuat dan terus berpikir maju ke depan. Ini juga bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian antarsesama untuk berbagi serta saling menolong dalam kebaikan,” katanya.
Bantuan yang diserahkan berupa kompor gas dua tungku, termos, dan dispenser. Bantuan tersebut berasal dari sumbangan WALHI Aceh, LSM Bytra Lhokseumawe yang merupakan bagian dari Konsorsium POCUT, para hamba Allah, serta masyarakat Kabupaten Aceh Tengah melalui penggalangan dana.
Seluruh bantuan tersebut kemudian diserahkan kepada masyarakat yang terdampak langsung oleh kebakaran.
“Bantuan yang kami berikan memang tidak seberapa. Namun kami sangat berharap bantuan ini dapat membantu dan sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak langsung,” ujar Gusti.
Gusti menambahkan, aksi sosial tersebut bukan kali pertama dilakukan LIPGA dan PROSAT. Selama sekitar delapan tahun terakhir, kedua organisasi tersebut aktif membantu masyarakat yang menjadi korban kebakaran, baik di Kabupaten Aceh Tengah maupun Bener Meriah.
Bahkan, pada 2023 lalu, LIPGA dan PROSAT juga turut memberikan bantuan kepada korban kebakaran hebat di Kabupaten Gayo Lues.
“Ini bukan kali pertama LIPGA dan PROSAT memberikan bantuan kepada korban kebakaran. Selama delapan tahun kami terus berupaya hadir ketika masyarakat membutuhkan, baik di Aceh Tengah, Bener Meriah, maupun Gayo Lues,” pungkasnya.
Eksplorasi konten lain dari KEN NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








