TAKENGON | KenNews.id — Anggota DPRK Aceh Tengah dari Fraksi Keramat Mupakat, Ilyas Sadikin, mengalami kejadian tidak terduga setelah salah satu jari tangannya digigit kucing peliharaannya di rumah, kawasan Pegasing, Selasa pagi (23/6/2026).
Untuk mengantisipasi risiko penyakit rabies akibat gigitan hewan, Ilyas kemudian mendatangi Puskesmas Pegasing guna mendapatkan penanganan medis.
Namun, ia mengaku terkejut karena pihak puskesmas menyarankan dirinya mendapatkan vaksin rabies di fasilitas kesehatan lain karena stok vaksin tersebut tidak tersedia di Pegasing.
“Saya terkejut karena dokter menyarankan saya untuk suntik vaksin rabies di puskesmas wilayah kota, karena di Pegasing vaksin tersebut tidak tersedia,” kata Ilyas menceritakan pengalamannya.
Menurut Ilyas, yang akrab disapa Ersa, vaksin rabies seharusnya tersedia di setiap fasilitas kesehatan dasar, mengingat Aceh Tengah memiliki banyak hewan peliharaan maupun hewan liar yang berpotensi menjadi sumber penularan rabies melalui gigitan.
“Selayaknya setiap puskesmas menyediakan vaksin tersebut. Masyarakat membutuhkan akses cepat ketika terjadi gigitan hewan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan, kejadian serupa pernah dialami keluarganya. Dua minggu lalu, adiknya terkena gigitan anjing yang diduga terjangkit rabies dan harus mendapatkan pengobatan ke wilayah Ketol, sementara domisili adiknya berada di Bies.
“Ini menjadi perhatian karena masyarakat bisa kesulitan mendapatkan vaksin ketika membutuhkan penanganan segera,” tambahnya.
Ilyas mengaku telah berkomunikasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tengah agar ketersediaan vaksin rabies dapat diperluas sehingga mudah dijangkau masyarakat.
Berdasarkan informasi yang diperoleh KenNews.id, saat ini dari 17 puskesmas yang ada di Kabupaten Aceh Tengah, layanan vaksin rabies hanya tersedia di tiga titik, yaitu:
- Puskesmas Ketapang
Melayani wilayah Linge, Ketapang dan sekitarnya. - Puskesmas Ketol
Melayani wilayah Ketol, Celala, Silih Nara, Kekuyang dan sekitarnya. - Puskesmas Lut Tawar
Melayani wilayah perkotaan, termasuk Bebesen, Kebayakan, Bies, Pegasing dan sekitarnya.
Kondisi ini menjadi perhatian karena rabies merupakan penyakit yang membutuhkan penanganan cepat setelah gigitan hewan berisiko, sehingga ketersediaan vaksin menjadi faktor penting dalam perlindungan kesehatan masyarakat.
Eksplorasi konten lain dari KEN NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




