TAKENGON|KenNews.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melalui Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tengah mendampingi Tim Satuan Kerja (Satker) Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) dalam kegiatan verifikasi lapangan terhadap lokasi yang diusulkan sebagai kawasan pembangunan Sekolah Rakyat, Rabu (8/7/2026).
Verifikasi dilakukan pada lahan seluas kurang lebih delapan hektare yang berada di Desa Kung, Kecamatan Pegasing. Lahan tersebut telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah sebagai calon lokasi pembangunan Sekolah Rakyat, salah satu program strategis nasional yang bertujuan memperluas akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Kunjungan lapangan dipimpin oleh Ketua Tim Satker Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, Syarifah, bersama tim teknis. Kedatangan rombongan disambut oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tengah, Windi Darsa, selaku perangkat daerah yang menjadi leading sector dalam pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Kabupaten Aceh Tengah.
Dalam proses verifikasi, tim melakukan peninjauan menyeluruh terhadap berbagai aspek teknis yang menjadi persyaratan pembangunan, meliputi kondisi topografi lahan, aksesibilitas jalan, ketersediaan jaringan air bersih dan listrik, serta kesesuaian lokasi dengan rencana tata ruang wilayah.
Syarifah menyampaikan bahwa proses verifikasi bertujuan memastikan kesiapan lahan sebelum memasuki tahapan pembangunan.
“Kami berada di sini untuk memastikan lahan di Desa Kung layak dan siap dibangun menjadi Sekolah Rakyat. Luas lahan sekitar delapan hektare ini dinilai memadai untuk mendukung pembangunan fasilitas pendidikan, asrama, serta sarana penunjang lainnya,” ujarnya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tengah, Windi Darsa, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap seluruh tahapan pembangunan Sekolah Rakyat. Menurutnya, program ini menjadi salah satu upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan.
“Dinas Sosial sebagai leading sector siap berkoordinasi dengan seluruh perangkat daerah dan pemerintah pusat agar proses pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai rencana. Kehadiran sekolah ini diharapkan menjadi solusi dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Aceh Tengah,” ujar Windi.
Sekolah Rakyat merupakan program nasional yang diinisiasi pemerintah untuk memberikan layanan pendidikan berasrama secara gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan. Program ini diharapkan mampu menjadi instrumen dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui peningkatan kualitas pendidikan.
Sebagai tindak lanjut dari hasil verifikasi lapangan, Tim Satker Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum dijadwalkan mengikuti rapat koordinasi bersama Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si., pada Kamis (9/7/2026). Pertemuan tersebut juga akan melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait, antara lain Dinas Pekerjaan Umum, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanahan, Dinas Perhubungan, serta instansi teknis lainnya.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, pembangunan Sekolah Rakyat diharapkan dapat segera terealisasi sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, memperluas kesempatan memperoleh pendidikan yang berkualitas, serta mendukung terwujudnya generasi Aceh Tengah yang unggul, mandiri, dan berdaya saing.
Eksplorasi konten lain dari KEN NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


