Breaking News

Gerak Alam

Gerak alam ada dalam diriku,
sunyi yang berdenyut seperti zikir batu,
menggema dari lembah yang tak bernama,
dari kabut yang mengusap bahu pegunungan.

Kupungut dari remah alam—
sehelai daun yang gugur tanpa keluh,
sebutir embun yang jatuh tanpa suara,
dan desir angin yang tak pernah meminta.

Kini ia mengalir—
menjadi darah dalam diri,
menghidupkan tiap luka yang roboh,
dan membangkitkan akar-akar yang lama tertidur.

Dalam denyut itu, aku mengenal asal:
tanah yang sabar,
air yang setia,
api yang menyala tanpa pamrih,
dan angin yang selalu pulang meski tak terlihat.

Aku bukan lagi tubuh yang terpisah,
melainkan gerak yang dipinjam dari semesta—
yang berjalan dalam sunyi,
yang berbicara dalam diam,
yang kembali pada-Nya tanpa jejak.

Dan bila suatu hari aku hilang,
ketahuilah—
aku hanya kembali menjadi remah,
yang dulu kupungut dengan penuh cinta. ‎