TAKENGON | KenNews.id – Tanah Gayo kembali menunjukkan eksistensinya dalam dunia literasi nasional dan internasional. Sebanyak 20 penyair asal Tanah Gayo berhasil lolos kurasi dalam ajang Pekan Puisi Nasional (PPN) XIV yang akan digelar pada 22 hingga 28 Juni 2026 di Aceh.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa Tanah Gayo masih menjadi salah satu daerah yang melahirkan karya sastra, khususnya puisi, dengan kekuatan kearifan lokal dan identitas budaya yang kuat.
Dalam rangka menyambut rangkaian PPN XIV, digelar konsolidasi bersama para penyair dan pegiat sastra Aceh Tengah di Gedung Perpustakaan Aceh Tengah, Jumat (19/6/2026). Pertemuan tersebut membahas persiapan keikutsertaan penyair Gayo dalam panggung sastra nasional tersebut.
Ketua Dewan Kesenian Aceh Tengah, Purnama Kahar Ruslan, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi momentum penting bagi perkembangan sastra di Tanah Gayo.
“Bagaimana Tanoh Gayo setiap tahun melahirkan buku. Di sinilah kesempatan rekan-rekan semua berkontribusi dalam dunia literasi, khususnya buku yang terbit dari Tanah Gayo dengan kearifan lokal dan budayanya,” ujar Purnama.
Ia menyebutkan, rangkaian kegiatan di Aceh Tengah nantinya akan diisi dengan diskusi buku, pembacaan puisi, kesenian Gayo, serta berbagai kegiatan yang mengangkat kebudayaan Aceh Tengah.
“Tanoh Gayo akan membuktikan karya-karya sastra dari seniman-seniman Gayo,” katanya.
Menurut Purnama, karya yang masuk dalam antologi puisi PPN XIV telah melalui proses kurasi yang ketat. Seleksi dilakukan oleh sembilan kurator yang berasal dari lima negara berbeda.
“Kualitas naskah yang dibukukan nanti benar-benar berbobot. Proses kurasinya juga tidak main-main,” ujarnya.
Ia menambahkan, langkah selanjutnya bagi komunitas sastra Gayo adalah melakukan konsolidasi untuk memastikan keikutsertaan para penyair yang lolos kurasi dalam rangkaian PPN XIV.
“Langkah ke depan untuk Gayo adalah menjadikan seniman di Gayo semakin solid. Konsolidasi hari ini untuk memastikan keikutsertaan para penyair yang lolos kurasi dalam PPN XIV,” imbuhnya.
Sebelumnya, panitia PPN XIV telah mengumumkan daftar karya yang lolos kurasi untuk Antologi Puisi Internasional pada 31 Mei 2026. Dari total 304 peserta yang berasal dari berbagai negara, sebanyak 20 penyair dari Tanah Gayo berhasil menembus seleksi tersebut.
Ketua Dewan Kurator PPN XIV, Salman Yoga Sy, yang hadir dalam konsolidasi tersebut, menyebut capaian itu sebagai kabar membanggakan bagi dunia sastra Dataran Tinggi Gayo.
“Mengingat ketatnya persaingan dalam ajang bergengsi yang mempertemukan para sastrawan lintas Nusantara, keberhasilan ini menjadi pencapaian besar bagi Tanah Gayo,” ujar Salman.
Adapun penyair asal Aceh Tengah yang mewakili dalam kegiatan tersebut di antaranya Salman Yoga Sy (Kurator), Jasa Purnama, Yos Uluh Guwel, Win Yusra Daud, Fathya Ruziqni, dan Habas.
Selain itu, sejumlah nama penyair yang ikut dalam konsolidasi di antaranya Purnama K Ruslan, Nanda Winar Sagita, Abidat, Sumiyati, Siti Aisyah, Elda Yani, Dafina Al Alani, Sabariah Munthe, Win Gemade, Win Anshar, Zuliana Ibrahim, Ine Salvani Renggali, Sastrawan senior L.K. Ara, Nazwa Latifah, dan Robi Sugara.
PPN XIV sendiri dirancang sebagai panggung sastra akbar yang menjadi ruang temu, kolaborasi, serta pertukaran gagasan bagi para sastrawan serumpun dan mancanegara.
Dalam rangkaian kegiatan PPN XIV di Aceh, para penyair yang lolos kurasi juga akan menerima tamu dari 14 negara di Aceh Tengah pada 24 Juni 2026, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan sastra Gayo kepada dunia.
Eksplorasi konten lain dari KEN NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
