BENER MERIAH | KenNews.id – 21 Mei 2026. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bener Meriah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2026 Perpustakaan Nasional.
Kegiatan yang mengusung tema Khazanah Budaya dan Kesiapan Lokal Kabupaten Bener Meriah ini berlangsung pada 20–21 Mei 2026 di Redelong.
Acara dibuka langsung oleh Asisten III Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, Mawardi,S.Ag, mewakili Bupati. Turut hadir Plt. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Bener Meriah, Sukur, S.Pd, M.Pd, serta sejumlah narasumber Lasma Farida, S.Ag M.Pd, budayawan Hamdani, dan Rasnadi Nasry. Pemandu acara Mursaha memandu jalannya kegiatan.
Dalam sambutannya, Sukur menyampaikan pentingnya membangkitkan literasi daerah Gayo. “Kita harus menggali kekayaan budaya Gayo yang selama ini terpendam. Literasi menjadi kunci utama untuk mengangkat kembali identitas kita,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten III Mawardi menegaskan dukungan penuh terhadap program ini.
“Budaya Gayo, mulai dari bahasa, kuliner, adat istiadat, hingga kesenian, harus digali dan dikembangkan melalui literasi. Jangan sampai tergerus zaman. Semua itu perlu didokumentasikan dengan baik melalui buku dan digitalisasi,” tegasnya.
Menariknya, antusiasme peserta sangat tinggi. Mursaha melaporkan bahwa banyak peminat yang ingin ikut serta, sehingga bimtek ini terbagi dalam dua gelombang. Gelombang I digelar 20 Mei dan gelombang II pada 21 Mei 2026. Peserta berasal dari berbagai kalangan pelajar, pegawai, hingga masyarakat umum.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat pelestarian budaya lokal berbasis literasi dengan penulis-penulis muda berbakat di Bener Meriah. (Tazkir)
