TAKENGON | KenNews.id –Setelah tiga unit rumah sebelumnya berhasil diselesaikan, relawan Gerak Cepat (Gercep) bersama masyarakat korban banjir bandang dan tanah longsor di Dusun Binjei, Kampung Pantan Nangka, kembali memulai pembangunan rumah keempat yang dikhususkan bagi korban lanjut usia (lansia).
Pembangunan rumah kali ini diperuntukkan bagi Bapak M Dinsyah (80) dan Ibu Sanem (76). Sejak pagi, Kamis, 12 Februari 2026, pasangan lansia tersebut tampak sumringah melihat puluhan relawan dan warga sesama korban datang berduyun-duyun membawa peralatan untuk mendirikan rumah mereka.
Tokoh Masyarakat Pantan Nangka, Eli Sudarman, mengatakan pembangunan rumah keempat ini menjadi bukti kuat bahwa masyarakat korban terus bergerak dengan kekuatan gotong royong, meski dalam kondisi serba terbatas.
“Ini adalah rumah yang ke-4 bagi korban bencana yang kita khususkan untuk korban lansia,” kata Eli.

Eli berharap, dalam dua hari ke depan seluruh korban bencana di Dusun Binjei dapat segera pindah ke hunian baru yang lebih layak dan aman untuk ditempati.
“Kita berharap dalam dua hari ini semua korban sudah dapat pindah ke rumah baru layak huni mereka,” ujarnya.
Menurut Eli, target utama mereka adalah memastikan para korban bisa menyambut bulan suci Ramadhan dengan hati lebih tenang, tanpa lagi dibayangi rasa was-was dan penderitaan akibat kehilangan tempat tinggal.
“Harapan kita Ramadhan kali ini semua korban sudah sedikit lega, ikhlas, dan dapat menikmati Ramadhan yang penuh berkah ini dengan khusyuk dan ikhlas, serta mendapatkan ridho Allah SWT,” tutupnya.











