Breaking News

Aksi Simbolik Tanpa Mandat, DPRK Aceh Tengah Disorot Tajam Fraksi Sendiri

Khairul Ahadian (Dua dari kiri) bersamanAnggota Fraksi Keramat Mupakat DPRK Aceh Tengah. Foto: Darmawan/lg.co

TAKENGON | KenNews.id— Fraksi Keramat Mupakat DPRK Aceh Tengah menyayangkan sikap pimpinan DPRK yang memberikan apresiasi kepada sejumlah instansi berupa plakat atas penanganan bencana.

Ketua Fraksi Keramat Mupakat, Khairul Ahadian, menilai langkah tersebut tidak perlu dan justru berpotensi menimbulkan kegaduhan, baik di internal lembaga maupun di tengah masyarakat.

“Kami dari Fraksi Keramat Mupakat tidak pernah diajak membahas rencana pemberian plakat kepada instansi tertentu dalam penanganan bencana,” kata Khairul Ahadian kepada media, Kamis, 29 Januari 2026

Pernyataan itu disampaikan Khairul didampingi anggota fraksi lainnya, yakni Seven Cibro Kobat, Ilyas Sadikin, M. Syahri, dan Kasman kepada wartawan Lintasgayo.co

Menurut Khairul, sebagai lembaga kolektif, pimpinan DPRK seharusnya terlebih dahulu merembukkan kebijakan tersebut bersama seluruh anggota DPRK Aceh Tengah sebelum mengambil langkah yang bersifat simbolik dan representatif.

Ia juga menilai bentuk apresiasi tidak harus dilakukan dengan pemberian plakat serta kunjungan langsung ke instansi-instansi tertentu.

“Cukup melalui media, dan apresiasi itu seharusnya diberikan secara menyeluruh kepada semua pihak yang terlibat, termasuk para relawan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Khairul menegaskan DPRK secara kelembagaan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan semacam itu. Ia menilai apa yang dilakukan pimpinan DPRK telah keluar dari koridor tugas utama legislatif.

“Ini sudah jauh melenceng dari tiga fungsi utama DPR, yakni pengawasan, penganggaran, dan legislasi,” tegasnya.

Ia pun menyayangkan tindakan tersebut karena memberi kesan seolah-olah seluruh anggota DPRK Aceh Tengah tidak memahami tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat.