TAKENGON | KenNews.id – Naskah kuno dalam bentuk manuskrip masih dapat ditemukan di Aceh Tengah. Sejumlah naskah tersebut bahkan masih tersimpan dan dikoleksi secara pribadi oleh masyarakat, salah satunya oleh Syirajuddin AB.
Syirajuddin menunjukkan dua buku naskah kuno berbentuk manuskrip dalam acara Sosialisasi Pelestarian Naskah Kuno Gayo di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Tengah, Kamis, 5 November 2027.
Menurut Hermansyah, seorang filolog Aceh, salah satu manuskrip yang ditunjukkan Syirajuddin diperkirakan telah berusia 200 – 300 tahun.
Hermansyah menjelaskan, perkiraan usia manuskrip tersebut dapat diketahui melalui jenis kertas yang digunakan sebagai media penulisan. dan diketahui kemudian dokumen tersebut telah ada sejak 1806, dan harus segera didigitalisasi.
Ia juga menyebutkan, sebuah naskah dapat dikategorikan sebagai naskah kuno apabila telah berusia 50 atau 100 tahun, sesuai dengan kesepakatan internasional.
Eksplorasi konten lain dari KEN NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
