ACEH UTARA| KenNews.id – Memperingati haul ke-7 lahirnya Ikatan Santri Se-Kecamatan Simpang Keuramat (ISKAT) gelar perlombaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kecamatan.
MTQ yang yang direncanakan berlangsung selama lima hari itu, diikuti oleh 60 perserta dari 16 Gampong dalam kecamatan Simpang keuramat.
Kegiatan perlombaan keagamaan tersebut resmi dibuka oleh IPTU M. Nazir, SH. M.Hum selaku Kapolsek mewakili muspika simpang keuramat pada, Selasa 24 Maret 2026.
Ke 60 peserta mulai tingkat SD, SMP dan SMU yang mengikuti MTQ tersebut terbagi atas lima cabang perlombaan, yakni Cerdas Cermat, Tilawatil Qur’an, Azan, Pidato dan lomba Baca Kitab Kuning.
Dalam sambutannya sebelum acara secara resmi dibuka, Kapolsek M. Nazir menekankan kepada ke 16 Geuchik dalam wilayah simpang keuramat untuk mendukung penuh kegiatan keagaaman yang digagas ISKAT, sembari mengapresiasi kegiatan safari ramadhan yang di lakukan para santri mengisi waktu libur pesantren.
Sementara Ketua panitia Tgk. Muhammad Ilham dalam laporannya di hadapan para undangan mengungkapkan bahwa kegiatan yang menelan biaya Rp36.650.000 tersebut merupakan salah satu bentuk penyelamatan generasi untuk senantiasa mencintai kalam Allah.
“Jika kegiatan seperti ini tidak terus digalakkan, kita khawatir sejarah besar seperti negeri Andalusia (Spanyol), yang dulunya pusat peradaban Islam dan tempat lahirnya ulama – ulama besar, kini hilang dari peradaban dunia serta mengaji kemunduran moral dan keilmuan secara signifikan disana” tegas Tgk. Muhammad Ilham.
Disinggung tentang sumber anggaran untuk pelaksanaan acara tersebut, ketua umum ISKAT Tgk. Muhammad Walidain yang ditemui dibawah tenda kehormatan mengatakan bahwa semua biaya yang habis merupakan hasil donasi masyarakat dan dukungan penuh dari PA/KPA Simpang Keuramat.
“Selain dari donasi dari kegiatan safari ramadhan, sokongan dana juga kami dapati dari dukungan penuh para Geuchik, PA/KPA dan masyarakat umum lainnya” Tutup Tgk. Muhammad Walidin pada pewarta kenNews.id.











