BENER MERIAH | KenNews.id – KenNews.id.Upaya menertibkan distribusi bahan bakar minyak (BBM) mulai terlihat di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan Pondok Baru. Berdasarkan pantauan KenNews. id Senin 24 03 06 di lokasi, pihak SPBU memasang tulisan sederhana di tiang area pengisian yang berbunyi larangan melayani pembelian menggunakan jerigen.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap kelancaran distribusi BBM di tengah kondisi kelangkaan yang kerap terjadi di wilayah Bener Meriah. Dalam tulisan tersebut, pengelola secara tegas mengingatkan agar petugas tidak melayani pembelian BBM menggunakan jerigen, yang selama ini diduga menjadi salah satu penyebab antrean panjang dan ketimpangan distribusi.
Sejumlah warga yang berada di lokasi mengaku mendukung kebijakan tersebut. Mereka berharap langkah serupa dapat diterapkan di seluruh SPBU di Kabupaten Bener Meriah agar distribusi BBM lebih merata dan tepat sasaran. “Kalau jerigen dibatasi, masyarakat yang benar-benar butuh untuk kendaraan bisa lebih mudah mendapatkan BBM,” ujar Jumi pengendara.
Kelangkaan BBM memang menjadi persoalan yang sering dikeluhkan masyarakat, terutama saat permintaan meningkat. Pembelian dalam jumlah besar menggunakan jerigen tanpa pengawasan ketat dinilai berpotensi disalahgunakan, termasuk untuk penimbunan atau penjualan kembali dengan harga lebih tinggi.
Oleh karena itu, masyarakat berharap adanya kebijakan yang lebih tegas dan seragam di seluruh SPBU, termasuk pengawasan dari pihak terkait. Selain itu, diperlukan sosialisasi yang jelas agar aturan ini dipahami bersama dan tidak menimbulkan konflik di lapangan.
Langkah yang dilakukan SPBU Pondok Baru ini diharapkan menjadi contoh bagi SPBU lain di Bener Meriah, demi terciptanya distribusi BBM yang adil, tertib, dan tepat sasaran bagi seluruh masyarakat.
Penulis: Tazkir










