Breaking News
UMUM  

Harap Tinggal Harap (Namun Secercah Datang)

Ilustrasi PPPK PW di Aceh Tengah menunggu gaji honor yang sudah 6 bulan belum mereka Terima. Foto: Net

Hari ini, Rabu, 18 Maret 2026,
di tengah rasa lelah menunggu yang nyaris mematahkan harapan, akhirnya ada sedikit kabar yang bisa membuat para Ine itu menarik napas lebih lega.

Gaji honorer mereka selama tiga bulan—Oktober hingga Desember tahun 2025 lalu —yang selama ini tertahan, akhirnya dibayarkan oleh Pemerintah Daerah Aceh Tengah melaui rekening masing-masing.

Tak ada sorak sorai.
Tak ada perayaan berlebihan.

Hanya rasa syukur yang diam-diam tumbuh di dada.

Setidaknya, ada sedikit yang bisa dibawa pulang.
Ada kemungkinan anak bisa dibelikan baju, walau mungkin tak selengkap milik teman-temannya.
Ada harapan dapur kembali berasap, walau sederhana.

Namun, di balik itu, kenyataan belum sepenuhnya berpihak.

Gaji sebagai PPPK Paruh Waktu sejak Januari hingga Maret 2026,
hingga hari ini, masih belum dibayarkan.

Artinya, perjuangan itu belum selesai.
Harapan itu belum benar-benar utuh.

Yang datang hari ini baru sebagian,
sementara kebutuhan hidup terus berjalan tanpa menunggu.

Para Ine itu kini berdiri di antara dua rasa:
syukur karena ada yang akhirnya dibayarkan,
dan cemas karena hak berikutnya masih belum jelas kapan akan diterima.

Lebaran sudah di depan mata.

Dan sekali lagi, mereka berharap—
semoga yang tersisa itu tidak kembali menjadi
harap yang tinggal harap.