TAKENGON – Rabu, 18 Maret 2026, Haili Yoga melakukan kunjungan kerja ke Kampung Gewat, Kecamatan Linge. Kehadiran orang nomor satu di Aceh Tengah itu disambut haru dan penuh rasa syukur oleh masyarakat setempat, terlebih karena kunjungan ini terjadi di bulan suci Ramadan 1447 H.
Kunjungan tersebut tidak sekadar seremonial. Berbagai program dan komitmen pembangunan langsung disampaikan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap Kampung Gewat yang selama ini dinilai cukup terpencil.
Sebagai kesimpulan dari kunjungan tersebut, sejumlah poin penting menjadi “kado indah” bagi masyarakat, di antaranya:
- Program Hunian Tetap (Huntap) bagi Daerah Terdampak Hunian (DTH) akan kembali diusulkan sebagai tahapan lanjutan.
- Jalan menuju Kampung Gewat akan segera dirapikan menggunakan anggaran yang tersedia dalam waktu dekat.
- Bantuan paket kebutuhan rumah tangga akan diserahkan setelah hunian sementara (huntara) selesai dibangun.
- Pembangunan Masjid Gewat akan segera diusulkan ke Baitul Mal dengan dukungan awal sebesar Rp20 juta, dan akan berlanjut melalui anggaran DOKA tahun 2027 hingga selesai.
- Permohonan mimbar masjid oleh Camat Linge akan diupayakan realisasinya oleh Bupati dalam waktu dekat.
- Penimbunan halaman depan Polindes Gewat akan dibantu melalui dukungan BBM dari BPBD, termasuk lanjutan pembangunan kanopi Polindes.
- Kampung Gewat ditetapkan sebagai desa Zero Stunting, dan bidan desa akan menerima penghargaan pada 25 Maret 2026.
- Akses alternatif Gewat–Kemerleng akan menjadi prioritas pembangunan lanjutan.
- Dinas Sosial akan menyalurkan tambahan beras bagi warga yang belum menerima bantuan.
- Dinas Pendidikan akan berupaya maksimal untuk pembangunan SD Negeri 20 Linge.
- Bupati berkomitmen akan meninjau kembali progres seluruh program yang disampaikan.
- Program Gema Membaca Al-Qur’an akan terus dilanjutkan sebagai pembinaan iman dan karakter masyarakat.
- Pemerintah kampung juga mengajukan permohonan pelepasan kawasan hutan produksi (HP) seluas 10 hektare untuk Desa Gewat.
Sementara itu, Reje Kampung Gewat, Sandi Suardi, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kunjungan tersebut.
“Kami mewakili masyarakat Kampung Gewat mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Bupati beserta seluruh OPD. Ini adalah kado termahal bagi kami di tahun ini, apalagi bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Sejak 2016, baru kali ini seorang pemimpin daerah bisa sampai ke kampung kami,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa masyarakat tidak memiliki banyak hal untuk diberikan, selain doa agar Bupati Aceh Tengah selalu diberikan kesehatan dan perlindungan oleh Allah SWT.
Kunjungan ini menjadi momentum penting yang diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah terpencil Aceh Tengah.










