Breaking News
UMUM  

Gawat, Hampir Setiap Bulan Ada Satu Kasus Pemerkosaan di Aceh Tengah

TAKENGON| KenNews.id – Angka kekerasan seksual di Kabupaten Aceh Tengah memantik keprihatinan serius. Hampir setiap bulan tercatat satu kasus pemerkosaan yang masuk ke lembaga peradilan.

Hal tersebut disampaikan Danas Siregar dari Mahkamah Syar’iyah Takengon saat menjadi penceramah Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Agung Ruhama, Kamis malam, 26 Februari 2026.

“Dalam satu bulan ada satu kasus, itu yang tercatat di kantor Mahkamah Syar’iyah. Boleh jadi di luar itu lebih sering,” ujar Danas dari mimbar ceramah. Ia hadir sebagai penceramah pengganti Ketua Mahkamah Syar’iyah Takengon.

Menurut Danas, angka tersebut baru sebatas perkara yang masuk dan diproses secara hukum. Ia mengingatkan kemungkinan masih ada kasus lain yang tidak dilaporkan atau tidak sampai ke meja pengadilan.

Dalam tausiyahnya, Danas menyoroti faktor pengawasan keluarga sebagai salah satu penyebab maraknya kasus pelecehan dan kekerasan seksual di Aceh Tengah. Ia menilai, lemahnya kontrol orang tua terhadap tumbuh kembang anak menjadi celah yang berbahaya di tengah derasnya pengaruh lingkungan dan teknologi.

“Orang tua terlalu fokus mengejar kebahagiaan materi dengan cara pemenuhan ekonomi dan kekayaan, sementara pemantauan terhadap perkembangan anak terabaikan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa dalam perspektif nilai-nilai Islam, materi bukanlah puncak kebahagiaan. Menurutnya, kebahagiaan pada level terendah adalah harta, di atasnya ada kesehatan, dan di atasnya lagi adalah memiliki anak yang saleh dan beramal saleh.

Ceramah tersebut menjadi pengingat bagi jamaah yang memadati masjid agar memperkuat peran keluarga sebagai benteng pertama dalam mencegah terjadinya kekerasan seksual. Danas juga mengajak masyarakat untuk tidak menutup mata terhadap persoalan ini.

Fenomena satu kasus per bulan ini menjadi alarm keras bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk memperkuat edukasi, pengawasan, serta perlindungan terhadap perempuan dan anak di Aceh Tengah.