TAKENGON | KenNews.id – Pembangunan rumah layak huni darurat bagi korban bencana banjir bandang dan longsor di Dusun Binjai, Kampung Pantan Nangka, Kecamatan Linge, Aceh Tengah terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Dari total empat unit rumah yang direncanakan untuk keluarga paling terdampak, rumah pertama telah selesai dibangun. Sementara saat ini relawan dan warga sedang melanjutkan pengerjaan rumah kedua dan ketiga.
Menurut salah seorang Tokoh Masyarakat kampung Pantan Nangka, Eli Sudarman kepada KenNews.id, Senin, 09 Februari 2026. Rumah yang sedang dalam proses pembangunan tersebut merupakan milik Ibu Murni, seorang lansia korban bencana, serta Erdianto, seorang lelaki dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang rumahnya hanyut akibat banjir bandang.
Proses pembangunan dilakukan secara gotong royong melalui swadaya warga dan dukungan relawan kemanusiaan Relawan Gercep, yang sejak awal menginisiasi pembangunan hunian darurat karena minimnya kepastian bantuan pemerintah pascabencana.
Relawan dan warga korban juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan kemanusiaan tersebut.
“Ucapan terima kasih kami khususnya untuk Reje Gewat yang sudah menyumbangkan tenaga, pikiran dan logistik. Juga warga Kampung Mungkur yang telah menyumbangkan tenaga dalam pembuatan bahan. Dan kepada semua donatur yang telah memberikan sumbangsih terhadap kesuksesan kegiatan ini, kami dari relawan dan warga korban mengucapkan ribuan terima kasih. Terima kasih,” demikian pernyataan relawan dan warga korban bencana yang diwakili oleh Eli Sudarman.
Pembangunan rumah darurat ini menjadi bukti bahwa solidaritas masyarakat masih menjadi kekuatan utama di tengah lambannya penanganan hunian bagi korban bencana di wilayah tersebut.











