Breaking News

Banyak Siswa SMA/SMK di Bener Meriah Mengeluh, Soal TKA Bahasa Indonesia Dinilai Terlalu Panjang

Ilustrasi Siswa-siswi SMA/SMK kesulitan hadapai TKA. Foto: Tazkir

BENER MERIAH | Kennews.id – Sejumlah siswa SMA/SMK di Bener Meriah mengeluhkan kesulitan dalam mengerjakan soal Tes Kompetensi Akademik (TKA) Pelajaran Bahasa Indonesia, keluhan utama mereka adalah panjangnya teks paragraf dalam soal, yang dianggap menyita waktu dan mempersulit pemahaman.

Hasil pantauan Kennews.id pada 08 November 2025, banyak siswa merasa bahwa teks disajikan dalam soal menyita waktu.

“Paragrafnya terlalu panjang dan berbelit-belit. Saya harus membaca berulang kali untuk memahaminya menghabiskan banyak waktu. Akhirnya, untuk soal-soal di bagian akhir, saya terpaksa menjawab dengan terburu-buru,” ujar Sari, salah satu siswa yang mengikuti ujian, dengan wajah khawatir.

Kekhawatiran utama para siswa adalah dampak dari kesulitan ini terhadap nilai ujian mereka. Mereka takut bahwa menjawab soal tidak optimal akan menurunkan nilai akhir berpotensi memengaruhi kelulusan atau nilai seleksi ke perguruan tinggi.

“Saya khawatir sekali nilai saya jadi rendah. Soal-soal seperti ini tidak hanya menguji pemahaman, tetapi juga kecepatan membaca juga penalaran cukup tinggi. Sedikit saja kurang fokus, bisa salah menangkap maksud soal,” tambah Misa, siswa lainnya.

“Kita ingin siswa mampu menganalisis teks, tetapi jika teksnya terlalu panjang, justru bisa menjadi bumerang. Siswa menjadi stres dan fokusnya terpecah. Idealnya, soal harus menantang tetapi tetap bisa dikerjakan dalam waktu yang ditentukan,” jelasnya

Para siswa berharap adanya evaluasi untuk soal-soal serupa di masa mendatang, agar tidak memberatkan dan lebih mengukur kompetensi sebenarnya, semoga di kesempatan berikutnya, soal TKA bisa sedikit lebih bersahabat dengan logika.

Penulis: Tazkir